Friday, April 28, 2017

Pahala Orang yang Menghafal al-Quran

Pahala Penghafal al-Quran

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Menghafal al-Quran termasuk ibadah jika dilakuka ikhlas karena Allah dan bukan untuk mengharapkan pujian di dunia. Bahkan salah satu ciri orang yang berilmu menurut standar al-Quran, adalah mereka yang memiliki hafalan al-Quran. Allah berfirman,
بَلْ هُوَ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَمَا يَجْحَدُ بِآَيَاتِنَا إِلَّا الظَّالِمُونَ
Bahkan, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata, yang ada di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu..(QS. al-Ankabut: 49).
Allah memberikan banyak keutamaan bagi para penghafal al-Quran, di dunia dan ahirat.
Berikut diantaranya,
Pertama, dia didahulukan untuk menjadi imam ketika shalat jamaah
Dari Abu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ فَإِنْ كَانُوا فِى الْقِرَاءَةِ سَوَاءً فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ … وَلاَ يَؤُمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فِى سُلْطَانِهِ…
Yang paling berhak jadi imam adalah yang paling banyak hafalan al-Quran-nya. Jika dalam hafalan quran mereka sama, maka didahulukan yang paling paham dengan sunnah… dan seseorang tidak boleh menjadi imam di wilayah orang lain. (HR. Ahmad 17526, Muslim 1564, dan yang lainnya)
Dari Ibnu Umar, beliau bercerita,
Ketika para muhajirin pertama tiba di Quba, sebelum kedatangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang menjadi imam mereka shalat adalah Salim mantan budak Abu Hudzaifah. Dan beliau adalah orang paling banyak hafalan qurannya. (HR. Bukhari 660)
Kedua,  ketika meninggal, dia didahulukan
Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma bercerita,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggabungkan dua jenazah uhud dalam satu kain kafan. Setiap hendak memakamkan, beliau tanya, “Siapa yang paling banyak hafalan qurannya?”
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memposisikan yang paling banyak hafalannya di posisi paling dekat dengan lahat. Lalu beliau bersabda,
أَنَا شَهِيدٌ عَلَى هَؤُلاَءِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Saya akan menjadi saksi bagi mereka kelak di hari kiamat. (HR. Bukhari 1343 & Turmudzi 1053)
Ketiga, diutamakan untuk menjadi pemimpin jika dia mampu memagangnya
Ketika Umar radhiyallahu ‘anhu menjadi khalifah, beliau menunjuk Nafi’ bin Abdul Harits untuk menjadi gubernur di Mekah.
Suatu ketika, Umar bertemu Nafi’ di daerah Asfan.
“Siapa yang menggantikanmu di Mekah?” tanya Umar.
“Ibnu Abza.” Jawab Nafi’.
“Siapa Ibnu Abza?” tanya Umar.
“Salah satu mantan budak di Mekah.” Jawab Nafi’.
“Mantan budak kamu jadikan sebagai pemimpin?” tanya Umar.
“Dia hafal al-Quran, dan paham tentang ilmu faraid.” Jawab Nafi’.
Kemudian Umar mengatakan, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ
“Sesungguhnya Allah mengangkat sebagian kaum berkat kitab ini (al-Quran), dan Allah menghinakan kaum yang lain, juga karena al-Quran.” (HR. Ahmad 237 & Muslim 1934)
Keempat, kedudukan hafidz al-Quran di surga, sesuai banyaknya ayat yang dia hafal
Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِى الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا
Ditawarkan kepada penghafal al-Quran, “Baca dan naiklah ke tingkat berikutnya. Baca dengan tartil sebagaimana dulu kamu mentartilkan al-Quran ketika di dunia. Karena kedudukanmu di surga setingkat dengan banyaknya ayat yang kamu hafal.” (HR. Abu Daud 1466, Turmudzi 3162 dan dishahihkan al-Albani)
Kelima, ditemani Malaikat
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَثَلُ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهْوَ حَافِظٌ لَهُ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ ، وَمَثَلُ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهْوَ يَتَعَاهَدُهُ وَهْوَ عَلَيْهِ شَدِيدٌ ، فَلَهُ أَجْرَانِ
Orang yang membaca dan menghafal al-Quran, dia bersama para malaikat yang mulia. Sementara orang yang membaca al-Quran, dia berusaha menghafalnya, dan itu menjadi beban baginya, maka dia mendapat dua pahala. (HR. Bukhari 4937)
Keenam, di akhirat, akan diberi mahkota dan pakaian kemuliaan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَجِىءُ الْقُرْآنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ حَلِّهِ فَيُلْبَسُ تَاجَ الْكَرَامَةِ ثُمَّ يَقُولُ يَا رَبِّ زِدْهُ فَيُلْبَسُ حُلَّةَ الْكَرَامَةِ ثُمَّ يَقُولُ يَا رَبِّ ارْضَ عَنْهُ فَيَرْضَى عَنْهُ فَيُقَالُ لَهُ اقْرَأْ وَارْقَ وَتُزَادُ بِكُلِّ آيَةٍ حَسَنَةً
Al-Quran akan datang pada hari kiamat, lalu dia berkata, “Ya Allah, berikan dia perhiasan.” Lalu Allah berikan seorang hafidz al-Quran mahkota kemuliaan. Al-Quran meminta lagi, “Ya Allah, tambahkan untuknya.” Lalu dia diberi pakaian perhiasan kemuliaan. Kemudian dia minta lagi, “Ya Allah, ridhai dia.” Allah-pun meridhainya. Lalu dikatakan kepada hafidz quran, “Bacalah dan naiklah, akan ditambahkan untukmu pahala dari setiap ayat yang kamu baca. (HR. Turmudzi 3164 dan beliau menilai Hasan shahih).
Ketujuh, al-Quran memberi syafaat baginya
Dari Abu Umamah al-Bahili radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ
Rajinlah membaca al-Quran, karena dia akan menjadi syafaat bagi penghafalnya di hari kiamat. (HR. Muslim 1910).
Kedelapan, orang tuanya akan diberi mahkota cahaya kelak di akhirat
Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
من قرأ القرآن وتعلَّم وعمل به أُلبس والداه يوم القيامة تاجاً من نور ضوؤه مثل ضوء الشمس ، ويكسى والداه حلتين لا تقوم لهما الدنيا فيقولان : بم كسينا هذا ؟ فيقال : بأخذ ولدكما القرآن
Siapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, “Mengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?” Lalu disampaikan kepadanya, “Disebabkan anakmu telah mengamalkan al-Quran.” (HR. Hakim 1/756 dan dihasankan al-Abani).
Dalam riwayat lain, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يجيء القرآن يوم القيامة كالرجل الشاحب يقول لصاحبه : هل تعرفني ؟ أنا الذي كنتُ أُسهر ليلك وأظمئ هواجرك… ويوضع على رأسه تاج الوقار ، ويُكسى والداه حلَّتين لا تقوم لهما الدنيا وما فيها ، فيقولان : يا رب أنى لنا هذا ؟ فيقال لهما : بتعليم ولدكما القرآن
Al-Quran akan datang pada hari kiamat seperti orang yang wajahnya cerah. Lalu bertanya kepada penghafalnya, “Kamu kenal saya? Sayalah membuat kamu bergadangan tidak tidur di malam hari, yang membuat kamu kehausan di siang harimu… ” kemudian diletakkan mahkota kehormatan di kepalanya, dan kedua orang tuanya diberi pakaian indah yang tidak bisa dinilai dengan dunia seisinya. Lalu orang tuanya menanyakan, “Ya Allah, dari mana kami bisa diberi pakaian seperti ini?” kemudian dijawab, “Karena anakmu belajar al-Quran.” (HR. Thabrani dalam al-Ausath 6/51, dan dishahihkan al-Albani).
Allahu a’lam.


Tuesday, April 18, 2017

SEBUAH KEJAYAAN ANAK SMART IQ QURANIC

SEKALUNG UCAPAN TAHNIAH DIUCAPKAN KEPADA ADIK MUHAMMAD FAWWAZ B. HAJI TALIB , DI ATAS KEJAYAAN BELIAU SEBAGAI NAIB JOHAN HAFAZAN PERINGKAT DAERAH, KARNIVAL DAKWAH SEKOLAH-SEKOLAH KEMENTERIAN MALAYSIA .

BELIAU JUGA MERUPAKAN PELAJAR HAFAZAN MINGGUAN CAWANGAN MENTALOON.😊

ADAMU KETENANGANKU


KEMUKJIZATAN AL-QUR’AN

Al-Qur’an sebagai mu’jizat Nabi Muhammad saw yang besifat Logis dan Rasional, hal ini sejalan dengan tingkat perkembangan pengetahuan dan peradaban manusia, dari yang dulunya tenggelam dalam mitos dan kebodohan menuju era yang semakin maju, logis dan rasional. Mu’jizat Nabi Muhammad saw selalu menantang nalar dan logika untuk mengkaji dan membuktikan kebenarannya.
Kemukjizatannya akan selalu terungkap sejalan dengan perkembangan pengetahuan, peradaban dan kemampuan nalar manusia, disamping paparannya logis dan rasional, ia juga tidak pernah musnah dan tergantikan meskipun waktu dan tempat yang selalu berubah (Yusuf Ahmad, 2009: 27-28).

Adapun garis besar isi kandungan dalam al-Qur’an meliputi:
  1. Akidah
Ilmu yang mengajarkan manusia mengenai kepercayaan yang pasti wajib dimiliki oleh setiap orang di dunia. Al-qur’an mengajarkan akidah tauhid kepada kita yaitu menanamkan keyakinan  terhadap Allah SWT yang satu, yang tidak pernah tidur dan tidak beranak-pinak.

      2.Ibadah

Menurut bahasa adalah taat, tunduk, ikut atau nurut. Sedangkan menurut pengertian Fuqaha, ibadah adalah segala bentuk ketaatan yang dijalankan atau dikerjakan untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Bentuk ibadah dalam ajaran agama Islam yakni seperti yang tercantum dalam rukun Islam.

     3.Akhlak

Perilaku yang dimiliki manusia, baik akhlak yang terpuji (akhlakul karimah) maupun tercela (akhlakul madzmumah). Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW untuk memperbaiki akhlak manusia. Setiap manusia harus mengikuti apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

    4. Hukum-hukum

Hukum yang ada dalam Al-Qur’an adalah memberi perintah kepada orang yang beriman untuk mengadili dan memberikan penjatuhan hukuman pada sesama manusia yang terbukti bersalah. Hukum dalam Islam berdasarkan Al-Qur’an ada beberapa jenis seperti  Jinayat, Mu’amalat,  Munakahat, Faraidh dan Jihad.

     5.Peringatan (tadzkir)

Sesuatu yang memberi peringatan kepada manusia akan ancaman Allah SWT berupa siksa neraka atau waa’id, maupun berupa kabar gembira bagi orang-orang yang beriman kepada-Nya dengan balasan berupa nikmat surga Jannah atau waa’ad. Disamping itu ada pula gambaran yang menyenangkan di dalam Al-Qur’an yang disebut Targhib dan kebalikannya ganbaran yang menakutkan yang disebut Tahrib.

      6.Sejarah atau kisah

Cerita mengenai orang-orang terdahulu baik yang mendapatkan kejayaan akibat taat kepada Allah SWT serta ada juga yang mengalami kebiasaan akibat tidak taat atau ingkar kepada Allah SWT.  Dari sejarah itu dapat diambil hikmah dalam menjalankan kehidupan sehari-hari atau dengan istilah lain disebut ikhbar.

       7.Dorongan untuk berfikir

Didalam Al-Qur’an banyak ayat-ayat yang mengulas suatu bahasan yang memerlukan pemikiran manusia untuk mendapatkan manfaat dan juga membuktikan kebenarannya, terutama mengenai alam semesta. Inilah yang akan kita kaji pada pembahasan selanjutnya.

Sunday, April 9, 2017

TAHNIAH KEPADA ADIK FAWWAZ YANG TELAH DINOBATKAN SEBAGAI JOHAN HAFAZAN DI PERINGKAT DAERAH KOTA SETAR















f5cf3a3f-de84-4733-8cf9-cb9b5f5995aa


SEKALUNG UCAPAN TAHNIAH
.
DIUCAPKAN KEPADA ADIK Muhammad Fawwaz Haji Talib, DI ATAS KEJAYAAN BELIAU SEBAGAI JOHAN HAFAZAN PERINGKAT DAERAH KOTA SETAR.
.
BELIAU JUGA MERUPAKAN PELAJAR HAFAZAN MINGGUAN CAWANGAN MENTALOON.
 

INDAHNYA AL-QURAN



Kata ulama, bacalah al-Quran sebanyak mana kita makan.

Jika kita makan sarapan pagi, tengahari dan malam, maka bacalah juga al-Quran pada waktu pagi, tengahari dan malam.

Makanan yang kita makan adalah untuk jasad yang akan hancur.

Manakala al-Quran yang kita baca adalah untuk roh yang akan terus hidup.

Sebelum menutup mata, usahakan hafal dan amal surah al-Mulk, al-Kahfi, dan al-Baqarah.

Ada hadis nabi saw yang menyebut tentang keutamaan surah-surah ini.

Dengan surah al-Mulk, kita selamat dari azab kubur. Hanya ada 30 ayat. Jika kita hafal sehari satu ayat, sebulan habis satu surah al-Mulk.

Surah al-Kahfi menyelamatkan kita dari fitnah dajal. Dan memberi cahaya dari hujung kaki sehingga ke langit di Padang Mahsyar kelak. Hanya ada 110 ayat. Lebih kurang 4 bulan, selesai hafal.

Surah al-Baqarah penyelamat kita ketika huru hara di Padang Mahsyar. Syaitan juga tidak memasuki rumah yang dibacakan al-Baqarah di dalamnya. Ada 286 ayat. Dalam setahun, boleh selesai hafal.

Jika kita belum boleh baca al-Quran, doa minta dengan Allah jangan matikan kita lagi malam ni.

Cari guru, dan belajarlah al-Quran. 

Yang boleh baca al-Quran, bacalah selalu. Banyak manfaatnya lepas kita mati.

Mati hanya sekali. Lepas mati, ada orang minta mati lagi sebab tak sanggup dengan azab kubur dan pelbagai azab lagi di Padang Mahsyar dan di neraka. 

Namun tiada mati lagi selepas itu. Yang ada cuma penyesalan kerana tidak bersungguh beramal soleh ketika masih ada peluang melakukannya.

- Ustaz Dusuki Abdul Rani.

Friday, April 7, 2017

TAHNIAH ATAS KEJAYAAN NURUL NUHA HALIM SEBAGAI PEMENANG NAIB JOHAN HAFAZAN PERINGKAT PKG HOSBA





TAHNIAH diucapkan kepada adik NURUL NUHA BINTI HALIM (12 Tahun) wakil daripada Sekolah Kebangsaan Bandar Baru Sintok di atas kejayaan beliau memenangi NAIB JOHAN PERTANDINGAN HAFAZAN(Perempuan) PERINGKAT PKG HOSBA.
.
Untuk pengetahuan semua, adik Nurul Nuha juga merupakan salah seorang anak didik Kelas Hafazan Mingguan Smart IQ Quranic Centre Cawangan Jitra.
.
Di samping beliau seorang yang rajin dan bersungguh-sungguh menghafaz Al-Quran, beliau juga merupakan pelajar yang menunjukkan komitmen dan prestasi yang cemerlang sepanjang kelas hafazan mingguan dijalankan.
.
Semoga adik Nurul Nuha sentiasa berjaya dalam bidang hafazan Al-Quran dan menjadi seorang Al-Hafizah pada usia yang muda.
Ameen Ra Rabbal Alamin. :)

#smartiqquraniccentre
#penerajukelashafazanhujungmingguno1diutara
#cemerlangalqurancemerlangakademik
#modulmudahdanberkesan
#kelashafazanmingguan
#kelaspengajiansiqc
#kelastarannumsiqc
#kelastalaqqisiqc
#kelasdewasasiqc
#hafazanhujungminggu


CAWANGAN & LOKASI KELAS HAFAZAN MINGGUAN SMART IQ QURANIC CENTRE

17796599_1515723871831662_56713806547611929_n

Ajarilah anakmu dengan Al Quran.

Hubungi kami untuk modul HAFAZAN HUJUNG MINGGUAN 019 476 8013 / 019 4488013.

TEMUDUGA TERBUKA BAGI JAWATAN KOSONG PEMBANTU PENGURUS ANAK YATIM



📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢
TEMUDUGA TERBUKA !!!
.
JAWATAN : PEMBANTU PENGURUS ANAK YATIM (PEREMPUAN)
STATUS : FULL TIME
TEMPAT BERKHIDMAT : ALOR JANGGUS, ALOR SETAR
PENGINAPAN & MAKANAN DITANGGUNG
.
Kepada sesiapa yang berminat boleh menghadiri temuduga yang dijalankan seperti ketetapan di bawah :
.
TARIKH : 10/4/2017 (ISNIN)
MASA : 10.00 PAGI
TEMPAT : SMART IQ QURANIC CENTRE , PEKAN KUALA SUNGAI, ALOR SETAR, KEDAH
.
Sebarang pertanyaan boleh menghubungi pihak kami di talian 019-476 8013
.
#temudugaterbuka
#jawatankosongalorsetar
#jawatankosongkedah
#jawatankosong

Monday, April 3, 2017

Kesan Menakjubkan Bacaan Al-Quran Kepada Tubuh Manusia



Kesan Menakjubkan Bacaan Al-Quran Kepada Tubuh Manusia

“Tidak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan daya ingatkan dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”

Dr Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan di Hospital Besar Florida, Amerika Syarikat, berjaya membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Quran, seorang Muslim, sama ada mereka berbahasa Arab ataupun tidak, mampu merasakan perubahan fisiologi yang sangat besar.

Penurunan tekanan, kesedihan, memperolehi ketenangan jiwa, menangkis pelbagai jenis penyakit, merupakan pengaruh yang boleh dirasakan oleh orang-orang yang menjadi subjek kajiannya.

Penelitiannya disokong dengan bantuan alat elektronik terbaru untuk mengesan tekanan darah, denyutan jantung, ketahanan otot dan ketahanan kulit terhadap aliran elektrik. Dari hasil ujiannya, dia membuat kesimpulan, bacaan Al-Quran mampu mempengaruhi sehingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Persidangan Perubatan Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan hingga 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil ujian tersebut diperkuatkan lagi oleh kajian Muhammad Salim yang diterbitkan Universiti Boston. Subjek kajiannya telah dijalankan terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri daripada 3 orang lelaki dan 2 orang wanita.

Kelima-lima orang tersebut sama sekali tidak memahami bahasa Arab dan mereka juga tidak diberi tahu bahawa yang akan diperdengarkan adalah ayat Al-Quran.

Kajian yang dilakukan sebanyak 210 kali terbahagi dua sesi, iaitu membacakan Al-Qur’an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Quran.

Kesimpulannya, responden mendapat ketenangan sehingga 65% ketika mendengar bacaan Al-Qur’an dan hanya 35% ketika mendengar bahasa Arab yang bukan dari ayat Al-Quran.

Malah, Al-Quran juga memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada seorang bayi. Perkara tersebut didedahkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Kaunseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997.

Menurut kajian beliau, bayi yang berusia 48 hari yang diperdengarkan kepadanya ayat-ayat Al-Quran dari tape recorder menunjukkan respon tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan nikmat yang besar kita mempunyai Al-Quran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya juga memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita.

Jika mendengar muzik klasik boleh mempengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ​​) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain IQ dan EQ, bacaan Al-Qur’an juga mempengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Maha Benar Allah yang telah berfirman; "Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang". QS Ar-Ra'd ayat 28.

Sumber : Islam Itu Indah

TEMUDUGA TERBUKA JAWATAN PEMBANTU PENGURUS ANAK YATIM




📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢📢
TEMUDUGA TERBUKA !!!
.
JAWATAN : PEMBANTU PENGURUS ANAK YATIM (PEREMPUAN)
STATUS : FULL TIME
TEMPAT BERKHIDMAT : ALOR JANGGUS, ALOR SETAR
PENGINAPAN & MAKANAN DITANGGUNG
.
Kepada sesiapa yang berminat boleh menghadiri temuduga yang dijalankan seperti ketetapan di bawah :
.
TARIKH : 5/4/2017 (RABU)
MASA : 10.00 PAGI
TEMPAT : SMART IQ QURANIC CENTRE , PEKAN KUALA SUNGAI, ALOR SETAR, KEDAH
.
Sebarang pertanyaan boleh menghubungi pihak kami di talian 019-476 8013
.
#temudugaterbuka
#jawatankosongalorsetar
#jawatankosongkedah
#jawatankosong